Aspal Baru Silverstone Bikin Michelin Kesulitan Tentukan Alokasi Ban

CLERMONT-FERRAND – Permukaan aspal baru Sirkuit Silverstone, Inggris, menjadi tantangan tersendiri buat penyedia ban MotoGP, Michelin. Sebab, data yang selama ini dipakai jadi tidak berguna sehingga pabrikan asal Prancis itu harus menerka-nerka ban apa yang cocok dengan permukaan aspal baru tersebut.

Pengelola Sirkuit Silverstone memang melakukan pengaspalan ulang setelah seri Inggris batal tahun lalu gara-gara genangan air hujan. Michelin lantas memberi satu tambahan kompon untuk ban kering sebagai alternatif pada pembalap.

Para pembalap kini bisa memilih satu dari empat kompon yang disediakan, yakni soft, medium, dan dua jenis hard. Untuk ban depan medium dan hard bersifat simetris, sementara ban depan soft serta semua kompon ban belakang dirancang asimetris dengan lebih keras di bagian kanan.

Mengingat cuara kerap berubah di Inggris, Michelin menyediakan ban basah depan dan belakang berkompon soft serta medium. Untuk ban belakang soft dan ban depan medium berdesain simetris, sedangkan ban belakang soft dan medium bersifat asimetris, lebih keras di bagian kanan.

Baca Juga : Cuaca Diyakini Petrucci Bakal Pegang Peranan Penting di MotoGP Inggris

“Sebuah kekecewaan besar musim lalu dengan apa yang terjadi di Silverstone, tetapi pengelola sirkuit berhasil melakukan pengaspalan ulang. Namun, itu berarti kami menuju ke sana tanpa pengetahuan seperti apa aspal baru tersebut,” ujar Piero Taramasso, mengutip dari situs resmi MotoGP, Jumat (23/8/2019).

“Range ban yang kami pilihkan berdasarkan data dari perusahaan yang direkrut untuk mengaspal ulang. Kami percaya diri dengan alokasi ban tersebut dan tidak sabar melihat bagaimana perilaku permukaan baru. Kami dapat laporan awal, tetapi ingin melihatnya sendiri,” imbuh pria berkebangsaan Italia tersebut.