Kakak-Beradik Pemalsu STNK Belajar Secara Otodidak

JAKARTA- Tiga orang kakak-beradik pemalsu STNK serta BPKB yang diamankan di Grobogan pelajari cara membuat STNK serta BPKB dengan otodidak.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Faruk Rozi mengatakan, tiga kakak-beradik berinisial RB, ST, serta SP itu sudah sempat mencoba-coba membuat STNK serta BPKB palsu.

“Awalannya dari coba lihat STNK itu mereka coba print serta tidak tutup peluang juga mereka belajar dari percetakan. Tapi yang tentu mereka belajar otodidak,” kata Faruk dalam pertemuan wartawan, Kamis (13/9/2018).

Faruk pastikan, semua aktor tidak pernah bekerja di Samsat atau lembaga lainnya yang terkait dengan pembuatan STNK serta BPKB.

Faruk memberikan, bahan kertas yang dipakai ke-3 aktor dalam memalsukan STNK serta BPKB termasuk gampang diketemukan di market.

“Ini kertasnya kertas biasa, memang semacam ini di jual umum, hanya memang warna, kemasannya serta setting-annya mirip kertas yg dipakai oleh Ditlantas Mabes Polri,” kata Faruk menuturkan.

Sesaat, kata Faruk, kertas yang dipakai untuk pembuatan STNK serta BPKB asli cuma didistribusikan pada pihak kepolisian.

Baca Juga : Dirut Garuda: Kami akan Buat Pegawai “Happy”…

Dikabarkan awal mulanya, kakak-beradik itu tertangkap basah tengah menghasilkan STNK serta BPKB palsu di tempat tinggalnya di Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (11/9/2018) kemarin.

Karena tindakannya, ke-3 aktor dijaring Masalah 263 Ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman optimal enam tahun kurungan penjara.