Kalla: Indonesia Kunci Penting Stabilitas Politik-Ekonomi ASEAN

JAKARTA – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, stabilitas politik dan ekonomi negara-negara kawasan, khususnya Indonesia, menjadi kunci keberlangsungan dan keberhasilan Asosiasi Negara-negara di Asia Tenggara ( ASEAN).

Indonesia, sebagai negara dengan populasi yang mewakili 40 persen dari seluruh ASEAN, memiliki kunci penting tersebut untuk mempromosikan stabilitas ekonomi dan politik di mata dunia internasional.

“Populasi Indonesia dan kapasitas ekonominya mewakili 40 persen dari seluruh ASEAN. Oleh karena itu, stabilitas domestik Indonesia akan mempengaruhi kawasan; dan stabilitas politik dan ekonomi kami sangatlah kuat,” kata Wapres dalam pidatonya di acara “The 24th International Conference on the Future of Asia” di Hotel Imperial Tokyo, Selasa (12/6/2018), dikutip dari ANTARA.

Kondisi politik di Indonesia terus menunjukkan penerapan demokrasi, khususnya dengan diselenggarakannya pemilihan umum, baik presiden dan wakil presiden maupun pemilihan kepala daerah.

Pelaksanaan pemilu di Indonesia, sejak Reformasi 1998, berlangsung transparan tanpa diikuti kericuhan yang menyebabkan konflik berkelanjutan di dalam negeri.

“Semua (pemilu) berlangsung damai, dan kami pastikan pemilu tahun depan juga akan berjalan damai seperti yang sudah-sudah, dan bahkan bisa berlangsung lebih baik lagi dari sebelumnya,” tegasnya.

Sementara itu dari sisi ekonomi, pertumbuhan yang mencapai angka lima persen menunjukkan Indonesia mampu meningkatkan perekonomian setelah krisis ekonomi terjadi pada 1998.

Baca Juga : Tol Jakarta-Cikampek Padat, “Contraflow” Kembali Diberlakukan

“Ekonomi kita terus tumbuh di sekitaran angka lima persen per tahun, dan kami yakin perekonomian Indonesia akan semakin baik di 2018 dan seterusnya,” ucap Kalla.

“Selama tiga tahun terakhir, kita juga mampu mengurangi ketimpangan pendapat, tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran,” katanya melanjutkan.

Sukses di Indonesia, UniPin percaya diri masuk ke pasar Asean