Kasus Caleg Bagi-bagi Minyak di Jakut Dilimpahkan ke Polisi

JAKARTA – Berkas penyidikan calon anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Perindo David Rahardja yang membagi-bagikan minyak goreng sudah dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Utara.

Ketua Koordinator Sentral Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Jakarta Utara Benny Sabdo menjelaskan, tindakan bagi-bagi minyak goreng yang dikerjakan David adalah pelanggaran pidana.

“Kita limpahkan ke penyidik untuk ditingkatkan statusnya, sebab ini menurut kami melanggar karenanya kan bagikan materi yang lain termasuk juga sembako,” kata Benny, waktu di konfirmasi Kompas.com, Kamis (11/10/2018).

Benny menjelaskan, David dipandang melanggar pidana yang ditata dalam Masalah 523 Ayat (1) juncto Masalah 280 Ayat (1) huruf (j) UU Nomer 7 Tahun 2017 mengenai Penentuan Umum.

“Pekerjaan kampanye itu tidak ada pemberitahuan serta/atau disangka menjanjikan atau memberi uang atau materi lainnnya pada peserta pemilu,” tutur Benny.

Diluar itu, minyak goreng yang diberikan oleh David tidak termasuk juga pada bahan kampanye yang sudah ditata.

Benny menjelaskan, barang yang bisa diberikan oleh calon legislatif ialah topi, kaos, dan lain-lain. Sesaat, sembako seperti minyak goreng tidak termasuk juga di dalamnya.

Baca Juga : Kementerian PUPR Dukung 10 KSPN Melalui Infrastruktur

Dikabarkan awal mulanya, David didapati membagi-bagikan minyak goreng ke beberapa masyarakat di Sukapura serta Pegangsaan Dua, Minggu (23/9/2018) kemarin.

Tidak hanya minyak goreng, David serta timnya ikut didapati bagikan stiker berisi ajakan pilih dianya pada pemilu yang akan datang.