Lin Jarvis: Yamaha Belum Temukan Solusi Masalah Elektronik

SPIELBERG – Manajer Tim Yamaha, Lin Jarvis, mengakui kalau saat ini timnya memang masih belum menemukan solusi untuk masalah perangkat elektronik mereka. Hal itu menjadi salah satu faktor utama tim garpu tala mengalami penurunan performa pada beberapa musim belakang.

Sebelumnya, Jarvis mengatakan kalau Yamaha seperti kehilangan arah saat ditinggal Jorge Lorenzo. Akan tetapi, ia menegaskan kalau hal itu bukan faktor utama penurunan performa timnya di kelas utama, melainkan belum mampunya mereka menemukan solusi untuk masalah perangkat elektronik.

“Memang bisa dikatakan bahwa kami mulai kehilangan arah setelah Jorge pergi, tapi ini terjadi bukan karena Jorge pergi. Hal yang sesungguhnya menciptakan kesulitan kami adalah penyeragaman elektronik,” ujar Jarvis, melansir dari laman Motorsport, Jumat (9/8/2019).

Jarvis juga mengakui bahwa pihaknya terlalu menganggap enteng perubahan ECU yang terjadi di MotoGP. Padahal hal tersebut cukup berpengaruh besar pada perubahan performa motor di lintasan. Kondisi ini justru mampu diterapkan dengan baik oleh tim lawan, yakni Ducati.

Baca Juga : Cancelo Sebut Keberadaan Guardiola Jadi Alasan Besar Hijrah ke Man City

“Tahun 2016 tak berjalan buruk karena semua peserta masih beradaptasi, tapi pada 2017 kami terpuruk dan tak bisa pulih. Dampak dari penyeragaman ECU, terutama software tunggal, jauh lebih besar ketimbang dampak kepergian Jorge. Kami telah meremehkan perubahan ini dan itulah yang membuat kami sangat kesulitan,” tandasnya.