Pemprov DKI Alihkan Potong Kurban di Sekitar Equestrian ke RPH Dharma Jaya

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta melarang pemotongan, penampungan, serta penjualan hewan kurban dalam radius 1 km di ruang Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Jakarta Timur.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, serta Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Darjamuni menyampaikan, pihaknya mengubah pemotongan hewan kurban ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) PD Dharma Jaya, Cakung, Jakarta Timur.

Bukan sekedar itu, warga juga dibebaskan biaya pemotongan hewan kurban.

” Cost pemotongan karena masih tetap dibawah pengendalian kami akan di hilangkan, spesial untuk hewan kurban, ” kata Darjamuni, waktu menyosialisasikan kebijakan ini di Gedung JIEPP, Jakarta Timur, Rabu (11/7/2018).

Hal tersebut dikerjakan untuk penuhi prasyarat penyelenggara lomba berkuda yang telah diputuskan organisasi kesehatan hewan dunia. Arena equestrian Pulomas direncakan untuk perhelatan balap kuda Asian Games 2018.

” Sertifikasi IDFZ telah kami mendapatkan, itu zone bebas penyakit berkuda. Syaratnya sejauh 1 km harus bebas dari hewan kurban, baik itu menyimpan, memotong, atau jual, ” katanya.

Ada 45 masjid di Kecamatan Pulogadung serta Kelapa Gading yang terdampak ketentuan ini.

Pihaknya memohon pengurus masjid yang terdampak untuk menyadari kebijakan itu.

Baca Juga : Mendagri Berharap Pileg 2019 Hasilkan Wakil Rakyat yang Bebas Narkotika

” Pemotongan kami bekerja bersama dengan PD Dharma Jaya, jadi gratis. Untuk mobilisasi tidak (gratis), saya mohon pada dewan masjid, ketua RT serta RW untuk menyosialisasikan cost mobilisasi dibebankan pada pengurban, ” kata Darjamuni.

Sepeti di ketahui, perhelatan Asian Games akan diawali pada 18 Agustus serta berdekatan dengan Idul Adha yang jatuh pada 22 Agustus.