PSI Bilang Kritikan Prabowo Ada Benarnya, Tapi…

JAKARTA – Berbeda jalur dalam menentukan langkah politik, tak lantas politikus maupun parpol selalu beda pandangan. Seperti halnya yang dilakukan Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi yang menyetujui isi pidato Capres 02, Prabowo Subianto yang mengatakan arah pembangunan keliru sejak era reformasi, tapi hanya sebagian padangan.

“Kami sepakat pada bagian bahwa ada salah kelola di era pemerintahan sebelumnya dimana kini kesalahan dalam mengelola negara itu diperbaiki oleh Jokowi dan mulai membuahkan hasil,” kata Dedek, Sabtu (9/2/2019).

Dedek pun menyoroti merosotnya pertumbuhan ekonomi setelah berakhirnya “commodity boom” yang berdampak naiknya harga minyak sawit dan batu bara.

“Setelah commodity boom selesai, seperti tidak ada langkah antisipasi yang berarti sehingga pertumbuhan ekonomi kita terus merosot. Apabila merosot sampai tiga persen, kita diambang resesi. Di tangan Pak Jokowi, pelan-pelan trend pertumbuhan meningkat lagi padahal trend pertumbuhan dunia sedang merosot,” kata Dedek.

Baca Juga : Meriahnya Resepsi Pernikahan Putra Ketum PBNU, Dihadiri Jokowi dan Dibanjiri Karangan Bunga

Dia juga menyoroti meroketnya ketimpangan di era pemerintahan SBY yang kini sudah menurun. “Jadi pertumbuhan kita yang sekitar enam persen itu bukan pertumbuhan berkualitas karena menyebabkan naiknya ketimpangan,” ujarnya.

Dalam catatan BPS, ketimpangan meningkat paling tajam di era SBY sejak bergulirnya era reformasi, yakni dari 0,33 pada 2004 menjadi 0,41 pada 2014. “Nah, ketimpangan inilah yang kini sedang dibenahi pak Jokowi dan beliau sukses menurunkan ketimpangan menjadi 0,38 hari ini,” kata Dedek.