Solskjaer: Latih MU Bukan Pekerjaan yang Terlalu Besar untuk Saya

Manchester – Ole Gunnar Solskjaer kesusahan menghidupkan Manchester United. Cukup banyak yang memandang Solskjaer sebenarnya belum siap untuk melatih MU.

Sesudah membuat popularitasnya jadi pemain top di MU, Solskjaer meniti profesi melatihnya dengan mengatasi team reserve Setan Merah. Molde jadi club pertamanya membesut team penting, sebelum terima penawaran melatih Cardiff City tetapi diberhentikan diawalnya musim 2014/15.

Solskjaer lalu kembali pada Molde sebelum ‘dipanggil’ MU gantikan Jose Mourinho pada Desember tahun kemarin. Sebelumnya, The Baby-Faced Assassin sukses pimpin David de Gea cs tidak terkalahkan di 11 laga pertama. Tetapi, semenjak singkirkan Paris St. Germain di Liga Champions pada Maret 2019, MU cuma mengantongi enam kemenangan di semua persaingan.

Solskjaer sekarang dalam desakan besar sesudah MU hanya menuai dua kemenangan dari delapan laga pertama di Liga Inggris. Walau manajemen club melemparkan suport buat Solskjaer, tetapi hal tersebut tidak bisa menghindari manager Norwegia itu dari rumor pencabutan serta Massimiliano Allegri disebut akan gantikan ia.

Baca Juga : PDIP Dapat 15 Kursi Pimpinan, Ini Rincian Pembagian AKD DPR

Bagaimana juga, Solskjaer yakini pekerjaan melatih MU hadir di waktu yang pas buat dia. Solskjaer meyakini MU selekasnya membuat penambahan.

“Tidak, saya belum pernah merasakan pekerjaan ini begitu besar buat saya. Saya yakin diri pada apa yang sedang kami coba kerjakan serta yakin dengan staf saya,” Solskjaer menjelaskan dikutip AS.

“Kursus serta apa yang berlangsung di sini sehari-harinya, saya berkesan. Peningkatannya ada buat kami. Tentunya, memang ini mengenai hasil – mulai memenangkan banyak laga, mulai cetak banyak gol. Itu ialah hal intinya. Kami butuh membuat semakin banyak kesempatan. Di belakang, saya fikir kami kelihatan kompak tetapi kami memanglah belum cukup berani, ambil cukup efek.”

“Jika Anda lihat team-team paling baik yang ada, mereka ambil efek semakin banyak dengan bola seringkali dibanding yang kami kerjakan. Saat mereka kehilangan keyakinan diri, mereka mungkin ingin mainkan bolanya dikit lebih aman, tetapi hal tersebut tidak dikerjakan di sini. Di club ini, Anda harus ambil efek!” cetus Solskjaer.