Tak Kunjung Berprestasi, MU Terancam Ditinggal Chevrolet

Manchester – Perform jelek Manchester United musim ini dapat berefek besar pada keuangan club. Karena, sponsor penting club Chevrolet malas perpanjang kerja sama.

Chevrolet serta MU mulai meneken kontrak sponsor pada 30 Juli 2012. Kerja sama itu lalu efisien diawalnya musim 2014/2015 gantikan AON dengan kontrak berdurasi tujuh tahun.

Per tahun, MU mendapatkan gelontoran dana 65 juta paun atau seputar Rp 1,1 triliun, untuk periode waktu tujuh tahun. Itu berarti kontrak kerja sama akan selesai di akhir musim 2020/2021.

Awalannya kerja sama itu diinginkan dapat berjalan lebih lama, mengingat waktu Chevrolet meneken kontrak itu, MU masih ada di kompetisi juara bersama dengan Sir Alex Ferguson.

Tetapi keinginan berlainan jauh dari fakta. Sejak simbol merek mobil asal Amerika Serikat itu terpajang di dada beberapa pemain Setan Merah, prestasi team condong alami penurunan serta belum pernah juara liga .

Serta dalam periode itu, MU hanya 2x maju ke Liga Champions. Perform club semakin lebih buruk musim ini saat mereka terdampar di tempat ke-12 klassemen sebab baru 2x menang dari delapan pertandingan awal liga serta memiliki jarak dua point dari zone kemunduran.

Baca Juga : Ditawari Melatih Timnas Jerman, Klopp: Nanti Dulu, Deh

Lihat perform jelek MU itu, General Motors sebagai pabrikan Chevrolet mulai menimbang tidak untuk mensponsori club sesudah kontraknya habis. Walau sebenarnya Chevrolet punyai pilihan untuk memperpanjangnya.

“Ini telah hancur lebur semenjak awal. Chevrolet merasakan mereka begitu mahal membayar untuk ini serta kelihatannya tidak bersambung,” demikian salah satunya sumber dalam Chevrolet pada Daily Mail.

Kerja sama ini beritanya semenjak awal tidak di setujui oleh pejabat General Motors sebab menganggap angkanya begitu tinggi daripada AON. AON disebutkan cuma membayar seputar 20 juta paun per tahun.

Global Marketing Chief, Joe Ewanick, yang loloskan deal itu serta dikeluarkan 48 jam sesudah pengumuman kerja sama MU serta Chevrolet. Dengan keadaan demikian, MU harus harus cari sponsor baru yang minimum dapat memberi nominal sama.

Tetapi, lihat perform team sekarang, apa pengiklan ingin membayar mahal untuk MU?