Zarco Tak Tutup Peluang Jadi Pembalap Penguji Musim Depan

MUNDERFING – Pembalap KTM Red Bull, Johann Zarco, masih berhasrat untuk bertahan di MotoGP pada musim depan. Zarco bahkan tak masalah andaikan menjadi pembalap penguji dari salah satu tim pabrikan asalkan tetap berada di MotoGP.

Masa depan Zarco memang belum diketahui dengan jelas usai kontraknya diputus KTM. Pemutusan kontrak itu merupakan permintaan Zarco sendiri usai dirinya gagal menunjukkan performa impresif dengan motor RC16 pada musim ini.

Posisi Zarco semakin terjepit karena setiap tim sudah memilik pembalapnya masing-masing untuk musim depan. Meski demikian, hasrat Zarco tak pernah berubah yakni untuk tetap berlaga di MotoGP pada musim depan. Agar keinginannya untuk tetap tampil di MotoGP terealisasikan maka opsi menjadi pembalap penguji pun diperhitungkan Zarco.

Zarco tak masalah dirinya jadi pembalap penguji karena menilai peran itu juga dapat membuatnya nyaman. Pembalap berpaspor Prancis itu yakin dirinya akan mampu menemukan kenyamanan dan kecepatan yang dimilikinya musim lalu saat berperan sebagai pembalap penguji.

Menjadi pembalap penguji bukan berarti Zarco tak akan bisa kembali ke balapan sesungguhnya. Zarco tetap bisa tampil dalam balapan dengan wildcard seperti yang dilakukan Sylvain Guintoli dengan Suzuki Ecstar serta Stefan Bradl bersama Repsol Honda.

“Saya pikir untuk sebuah pabrik, situasi saya bisa menarik, karena jika saya menjadi pembalap penguji, itu bukan karena saya pensiun. Saya merasa tidak enak dan ingin kembali lebih kuat, memberi saya kesempatan dengan motor yang kompetitif,” kata Zarco, seperti yang dikutip dari Autosport, Jumat (6/9/2019).

Baca Juga : Rasakan Tekanan di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019, Ahsan Sampai Sulit Tidur

“Itu berarti jika saya mulai menguji, saya akan mendorong seperti saya ingin memenangkan perlombaan, dan itu kadang-kadang bukan cara terbaik untuk mengembangkan motor dan menguji banyak hal. Tetapi untuk mendorong sepeda ke batas lain, itu bisa menarik bagi beberapa pabrik,” sambung pembalap berpaspor Prancis itu.

“Targetnya jika saya melakukan itu adalah melakukan pekerjaan dengan baik, membuat banyak putaran, dan saya pikir seorang pembalap penguji memiliki banyak kesempatan untuk mengendarai. Kami melihat tahun ini beberapa pembalap penguji dapatkan banyak wildcard. Jika saya percaya pada diri sendiri, saya selalu mengambil kesempatan dari wildcard, seperti kesempatan terakhir, situasi ini dapat mendorong manusia untuk menjadi cepat,” pungkasnya.